Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Januari 2025

Sang Waktu

By : Muhammad Hasan Shiddiq

Biarkan mengalir tanpa henti
Tak usah mengatur kehendak Ilahi
Berjalan menuju pintu suci 

Biarkan awan bergerak 
Tak usah mengatur jarak 
Belajarlah untuk tak berteriak 

Kepada dentuman detik
Sampaikan jawaban untuk dipetik
Sampaikan renungan tanpa hardik

Kepada aliran jarum
Sampikan doa menuju harum
Sampaikan rahasia bukan dari ahli nujum

Menjawab lah putaran waktu 
Atas segala doamu 
Atas segala doa ibu

Menjawab lah pertanyaan
Yang tak bisa kau ejawantahkan
Yang tak bisa kau lakukan

Minggu, 05 November 2023

Tuhan Izinkan Palestina Istirahat

By : Muhammad Hasan Shiddiq

Fajar mulai merangkak pergi
Bombardir rudal mengiringi 
Dari malam menuju pagi 

Tuhan ...
Izinkan dzuhur menggemakan nama Agung-Mu
Meskipun dluha tidak Kau jamin dengan ketenangan
Biarkan dzuhur datang sebagaimana mestinya

Ashar ...
Di kala malaikat-malaikat-Mu kembali menuju Arasy
Jangan biarkan malaikat -malaikat kecil negeri Nabi ikut kembali
Jangan biarkan senja datang begitu cepat Tuhan
Tuk malaikat kecil negeri Nabi

Tuhan ...
Izinkan umat Akhirul Anbiya melaksanakan tugas
Tanpa takut dihujani oleh gas-gas yang beringas

Izinkanlah Tuhan 
Merpati-merpati itu hilir mudik melukis langit-Mu
Nyanyian rindu dari anak-anak kecil negeri Nabi 
Melengkapi musik yang dibawakan merpati itu

Tuhan ...
Izinkan negeri para Nabi istirahat sejenak dari rutinitasnya
Izinkan maghrib datang dengan senyuman, Tuhan
Izinkan isya menjadi waktu berkumpul malaikat-malaikat kecil dengan wakil-Mu Tuhan

Begitu lama dan begitu pedih, Tuhan 
Melihat raut wajah tak berdosa itu
Tubuh-tubuh mungil itu
Senyum manja itu
Pancaran sorot mata itu 

Aku tak kuasa Tuhan
Tak kuasa melihat gelombang nuklir 
Bom
Gas
Puing-puing bangunan yang rubuh sepertinya ilalang 

Tuhan, ...
Aku selalu percaya 
Aku masih percaya
Aku masih mengimani
Bahwa engkau Maha Kuasa
Engkaulah pengatur alam semesta

Izinkan sesekali mereka istirahat Tuhan,
Karena batin ini tak henti menangis
Tangan ini tak berhenti menengadah
Hati ini tak hentinya berontak atas kelakuan suatu kaum

Kaum yang mengatakan dirinya paling terbaik 
Tetapi tidak bagiku 
Mereka hanya seperti orang-orang yang haus akan bau anyir 

Rabu, 16 Agustus 2023

Merdeka Itu ...

By : Muhammad Hasan Shiddiq

Merdeka ...
Begitu semua orang mengatakan
Tapi ...
Tahukah kalian merdeka itu apa?

Merdeka, merdeka dan merdeka 
Merdeka itu tentang hati 
Merdeka itu tentang rasa 
Merdeka itu tentang cinta 

Semua merasa merdeka tapi, 
Tidak ada merdeka untuk hati yang susah 
Tidak ada merdeka untuk jiwa yang lemah 
Tidak ada merdeka untuk impian yang putus asa 

Merdeka itu adalah kamu 
Merdeka itu adalah aku 
Merdeka itu berwujud kita 
Merdeka itu Nusantara

Merdeka itu bumi menjalankan tugasnya
Merdeka itu langit menurunkan hujannya
Merdeka itu laut memberikan manfaatnya 
Merdeka itu hutan dengan oksigennya

Tiadalah merdeka untuk budak korporat
Karena merdeka bagi mereka 
Hanya sebuah hambatan nyata 
Tiadalah merdeka semua 

Tiadalah merdeka untuk hamba 
Jika kewajiban menjadi beban 
Tiadalah merdeka untuk hamba 
Jika cobaan merupakan siksaan 

Merdekalah untuk berlapang dada 
Merdekalah untuk guyuran dadi Tuhan 
Merdekalah untuk aku 
Merdekalah untuk kamu 
Merdekalah kita semua

Selasa, 15 Agustus 2023

Di Keriuhan ini

By : Muhammad Hasan Shiddiq

Setapak kaki mulai bergeming
Tidak kuasa akan Keriuhan ini 
Kegaduhan yang semakin menjadi-jadi
Tanpa ujung yang pasti 

Tidak ada tepuk tangan riuh atas segala pencapaian
Lumrah di negeri penuh becanda
Apresiasi hanya sekedar terimakasih
Sastra hanya sebuah pemanis tanpa asih 
Keriuhan ini ...

Begitu riuh hingga telinga berdenging
Psikologis menjadi benteng terakhir
Untuk menopang tubuh lunglai 
Menguatkan tapak kaki yang gak kuasa berdiri 

Begitu rapuh dengan segala Keriuhan ini 
Kegaduhan gak berujung 
Hi hga cahaya pun enggan masuk 
Sekedar penghangat dan penyemangat 

Senin, 17 April 2023

Merajut Hari Suci

By : Muhammad Hasan Shiddiq

Gemerlap kembang api membungbung di langit Nusantara
Terbagi menjadi tiga waktu berbeda
Menerangi pelosok suku dan budaya
Bergembira bersama memaknai arti cinta

Di hari nan fitri 
Semua kembali suci
Bersih tanpa dosa seperti bayi
Menyingkirkan duri dan dengki 

Setiap orang bersuka cita 
Dalam alunan doa
Sebaris asa
Pada setiap manusia

Indonesia menjadi tanah para dewa
Indonesia menjadi tanah banyak agama
Indonesia kini kiblat dunia
Indonesia oh Indonesia

Merawat Pancasila
Adalah tugas pemuda bangsa
Mewarnai dunia adalah tanggung jawab kita 
Mengenal identitas adalah jati diri kita 

Jadikanlah hari di Indonesia
Menjadai hari bahagia
Saling menghormati dan juga saling sapa
Tanpa menanyakan soal agama

                                                                                27 Ramadhan 144 H

Senin, 23 Januari 2023

Negeri Ngawur

By : Muhammad Hasan Shiddiq

Aku akan cerita tentang negeriku

Negeriku adalah negeri yang indah tanpa kurang

Saking indahnya semua orang merasa berhak melakukan apapun di negeriku

Di negeriku banyak orang kaya makan dari yang diberikan orang miskin

Bahkan uang belajar menjadi uang makan bagi orang kaya

Di negeriku banyak pahlawan memegang pistol

Dengan seenaknya dia bisa berjalan tanpa harus taat lampu persimpangan

Di negeriku yang indah ini

Sebuah seni yang sulit dipahami ketika tanda kuning di sebelah kanan adalah arti dari kiri yang berhenti

Bahkan siaran satelit untuk kalangan tertentu bisa dinikmati semua kalangan

Ini adalah negeri ngawur di mana pakaian berdasi dan berkaos oblong memegan celurit itu sama saja

Negeriku negeri ngawur ketika orang yang seharusnya di depan memimpin

Di negeriku dia adalah orang pertama yang menikam para pengikutnya dengan semena-mena

Ini bukan negeri para pendosa

Ini adalah negeri yang indah dengan berbagai cerita menghiasi tetapi tidak bisa dimaknai

Bahkan negeriku itu visioner dan taat beragama

Di mana dalam kitab-kitab disebutkan religi kelak akan menjadi tunggangan menuju kekayaan

Negeri ini sudah banyak mempraktekkan tanpa terkecuali

Terutama orang-orang dengan pemahaman religi melimpah ruah

Membuat tempat-tempat sumber kekayaan dengan kedok religi dan ilmu pengetahuan

Oh negeriku negeri loh jinawi

Tetapi penduduknya tidak manusiawi

Oh negeriku negeriku

Oh negeriku

Oh nege

Oh neg

Oh ...


Kamis, 19 Januari 2023

Aku Sudah Lupa

By : Muhammad Hasan Shiddiq

Kekasih ...
Maafkan diriku 
Aku sudah lupa
Aku sudah lupa kapan aku mencintaimu
Aku sudah lupa kapan aku harus berhenti mencintaimu

Kekasih ...
Aku sudah lupa kapan terakhir melihat raut sedihmu
Aku sudah lupa dengan senyum masammu
Aku sudah lupa 

Kekasih ...
Tatkala mereka datang menghampirimu
Aku sudah lupa kapan terakhir bersaing dengan mereka 
Aku sudah lupa tentang yang mereka tawarkan
Aku sudah lupa tentang apa yang aku tawarky

Kekasih ...
Maafkan diriku Karena terlalu mencintaimu
Sehingga awan kelabu ku anggap awan putih 
Jika bersama dirimu 

Kekasih ...
Sinar rembulan tak lagi sama semenjak dirimu hadir 
Aku lupa bahwa purnama datang setiap tanggal separuh 
Karena bagiku setial hari adalah purnama 

Kekasih ...
Aku sudah lupa hangat mentari pagi 
Karena dirimu menjadikanku lentera dalam kehidupanmu
Aku sudah lupa akan rasa sakit ketika memperjuangkan dirimu 
Aku sudah lupa kapan aku jatuh dan terluka demi perjuangan

Kekasih ...
Dirimulah remuk redam menjadi indah alam
Dirimulah dingin hanya sebuah anggapan 
Dirimulah panas tak lagi menyengat kulit 
Dirimulah, dirimulah, dirimulah
Separuh kehidupanku di dunia dan di alam sana

Sabtu, 03 Desember 2022

Cinta Sebatang Korek Api

By : Muhammad Hasan Shiddiq

Nyalaku menjalar 
Meluluh lantahkan serat coklat
Menghidupkan malam yang gelap gulita
Nyalaku membuatku tiada 
Menghempaskan asap kecil
Menularkan cahaya ke tempat lain
Aku bangga dan aku bahagia
Nyalaku bukan semerbak wewangian mawar
Tetapi nyalaku menjadi penerang kegelapan malam
Menghangatkan jiwa-jiwa yang sendiri
Tanpa arah tujuan dan tuntunan
Hidupku hanya sebentar
Ku gunakan untuk menghidupkan dunia
Meskipun nyala terangku tidak bisa menerangi tipu daya
Sebentarnya hidupku mungkin bermanfaat
Untuk sebagian yang lain
Tak peduli diriku hilang bentuk
Remuk hancur dan menghilang

Selasa, 15 November 2022

CInta Sang Maha Kasih

By : Muhammad Hasan Shiddiq

Begitu luas samudera hingga ku tak sanggup melihat tepinya
Begitu tinggi langit biru hingga ku tak mampu menggapainya
Begitu dalam perut bumi hingga ku tak sanggup memasukinya

Etah berapa juta ikan menari-nari di laut-Mu
Burung-burung berkejaran di angkasa-Mu
Binatang hutan bermain-main di dalam rimbunan pepohonan

Semua Engkau beri suara
Semua Engkau beri kekuatan untuk makan
Semua Engkau atur dalam tatanan-Mu

Aku, malu semalu-malunya
Aku meringkuk di belakang punggung ibuku
Aku menengadah di tetesan rahmat-Mu

Sungguh diriku tak tahu balas budi
Melanggar semua tatanan-Mu
Tetapi tidak dengan Engkau

Surga-Mu masih terbuka lebar
Mempersilahkan hamba-hamba-Mu bertempat tinggal
Hanya dengan sedikit ridlo-Mu

Engkau selalu mengingat hamba-hamba-Mu 
Yang mengingat-Mu meski hanya sekedipan mata
Engkau selalu memberikan udara kehidupan

Memberikan sepotong kue untuk makhluk-Mu makan
Setegukair untuk diminum
Dan sealas tikar untuk tempat bersinggah

Dunia yang Engkau ciptakan adalah sebuah anugerah
Tanpa terbatas oleh amarah
Oleh Rahman-Mu

Negeri Sandiwara

By : Muhammad Hasan Shiddiq

Di Negeriku
Banyak orang baik 
Berwajah putih bersih
Bak tanpa dosa

Di Negeriku
Banyak orang tersenyum ramah
Tanpa terlihat rasa sedih
Bak komedian yang selalu tertawa

Itu semua palsu
Hanya kepalsuan belaka
Kulit luar tanpa ke dalam
Tatkala musibah datang

Itu semua semu
Karena hanya ada satu
Kepentingan dan kepentingan
Karya semua dari sebuah kebaikan


Kamis, 03 November 2022

Mana Kala CInta Bertindak

By : Muhammad Hasan Shiddiq

Cinta bak anak panah lepas dari busurnya
Tanpa bisa kembali dan terus menerjang
Membelah udara tanpa ragu
lurus menuju sasaran

Mana Kala rasa telah terjatuh
Tak akan pernah kembali naik
Terus menghujam dan pecah
Membahana tepat di hati

Semua gerak tubuh akan kaku dan beku
tanpa bisa bergerak 
Begitu cinta telah bertindak
Tanpa aba-aba tanpa komando

Kamis, 21 April 2022

Selamat Hari Kartini

By : Muhammad Hasan Shiddiq

Selamat hari Kartini
Jadilah perempuan masa kini
Menginspirasi dan dapat memberkati
Hilangkan iri dengki
Jauhkan diri dari caci maki
Selamathari Kartini
Untuk semua pemuda dan pemudi
Masa depan bangsa dan negeri
Di pundakmu dijunjung tinggi
Selamat hari Kartini
Perempuan dengan hati suci
Semangat tanpa henti
Demi penerus negeri
Selamat hari Kartini
Hari ini tak lagi sunyi
Gemerlap dunia dan bunyi
Mengiringi tangis tak henti
Mengingat perjuangan kartini
Yang tak terganti
Selamat hari Kartini
Bagi semua penduduk negeri
Dengan semangat nan suci
Jadi pondasi NKRI

Jumat, 25 Februari 2022

Aku Padamu Jua

By : Muhammad Hasan Shiddiq

Tuhan 
Diriku mencari-Mu ke segala mata angin
Inginku tambatkan segala riak di dada
Ketika manusia tidak lagi mendengar seruanmu
Ketika manusia sibuk dengan salah dan benar mengatasnamakan diri-Mu
Tuhan, penguasa di dunia telah Kau beri kuasa atas beberapa hal
Kuasa itu menjadikan mereka lupa 
Bahwa dentuman nama-Mu lebih kuat daripada rudal
Lebih cepat dari jet tempur Rusia dan Amerika
Tuhan 
Aku padamu memasrahkan seala urusan
Sebelum aku berjalan mengikuti jalan takdir-Mu
Mengikuti rekayasa atas segala urusan yang Engkau atur
Aku masih percaya dan aku masih bertawakal
TuhanMemohon keharibaan atas segala kelemahan

Kamis, 10 Februari 2022

Karpet Merah

By : Muhammad Hasan Shiddiq

Pagelaran dibentangkan
Di tengah hiruk pikuk kota sunyi 
Semua mati tetapi tetap ramai 
Orang-orang hanya berkumpul 
Tanpa tahu siapa dirinya 
Bak robot di tengah kumpulan mur dan baut 
Semua menyingkir
Ketika karpet merah terbentang 
Jalur khusus bagi para penganut 
Bagi yang lain itu adalah duri di jalan 
Tanpa tahu ujung dari karpet itu 
Pagelaran tidak berhenti 
Ketika lampu-lampu kota mulai redup 
Sunyi kembali menggema 
Bak sirine ambulan di tengah malam 
Baut dan mur saling berhimpitan
Berputar-putar mengelilingi ruang kosong 
Berlomba mencari bidak terkuat 
Tanpa peduli siapa yang tertutup

Jumat, 04 Februari 2022

Pulas

By : Muhammad Hasan Shiddiq

Pulas

Bidadari itu telah kembali
Mengepakkan sayapnya menjauhi bumi 
Menjadi sebuah burung yang terbang bebas
Melepaskan semua beban yang membelenggu lehernya
Memberatkan pundak karena beban yang berhimpitan 

Bidadari itu telah tersenyum 
Melambaikan tangan kepada anak-anaknya
Mengulas senyum di wajah dengan derai air mata 
Membuka pintu langit dengan lantunan doa
Menjadikan awan secerah matahari

Bidadari 
Kembali kepada pangerannya 
Ketemu dalam lantunan doa
Kasih sayang dan cinta sejati bertemu kembali 
Ke alam kebadaian nan kekal
Kasih ....

Senin, 03 Januari 2022

Ibu dan Jari

By : Muhammad Hasan Shiddiq

Ketika keutuhan membutuhkan perekat
Tak ada satupan yang dapat terikat
tak berawal dan sering terpinggirkan
Menyimpan blue print letak surga 
Teman pertama dikala sepi dan sunyi menggerogoti isi bumi
Perannya sering tersisihkan leh sesuatu yang lebih tinggi
Keberadaannya adalah karunia Ilahi yang tidak disadari
Malaikat pertama yang menyambut tangisan 
Merengkuh dengan segala jari yang ada di tangan 
Ketika datang, beranjak, dan tumbuh
Jari jemari yang menjadi pemersatu di antara lima 
Manusia menyembutnya ibu jari
Bak ibu yang menjadi pengikat keluarga
Penghubung nama-nama yang berbeda
Namun sering kali terlewatkan bahkan terasingkan
Dikala hingar bingar alam menunjukkan sinarnya
Terus menopang hingga ringkuk tulang rusuk 
Lambang kehidupan serta kebaikan 
Tanpa henti memegang erat tali penghubung 
Setta kunci untuk memegang segalanya
Baik Ibu dan Ibu Jari
Lambang kemuliaan dan kebaikan bagi seru sekalian alam 

Minggu, 03 Oktober 2021

Meramu Pancasila

By : Muhammad Hasan Shiddiq

Indonesia adalah negeri para dewa
di mana setiap jengkal tanahnya adalah mutiara
minyak bumi, gas alam, dan lebih banyak lagi adalah tanda
bahwa dewa telah tinggal di Indonesia
Indonesia memilii lambang Garuda
di mana adala lima sila
sebagai pengayom negeri surga
semua sudah tersedia tidak terkira
Indonesia sudah lama tertidur oleh suasana
Suasana tentram damai dan tanpa apa-apa
Sila pertama adalah wujud manusia di bawah pencipta 
Sila kedua adalah organisasi antar manusia
Sila ketiga adalah adalah wujud kekuatan tak terkira
tapi kini semua hanya ucap belaka
saling tusuk di antara teman dan saudara
Sila keempat adalah cinta di atas semua ego dan gengsi antar dewa 
Sila kelima adalah tujuan cita-cita mulia
persamaan yang tidak harus setara
tetapi keadilan adalah segala 
di Negeriku para dewa Indonesia adalah surga dan neraka
di mana dewa penjaga surga dan dewa penjaga neraka saling sapa
saling sikut demi sebuah kata supaya bisa jumawa
Indonesia adalah negeri karunia
yang diikat oleh Bhineka Tunggal Ika
dan juga Pancasila 
di mana kepercayaan agama hendaknya menjadi lentera
jangan dijadikan fanatik buta tanpa cara
tanpa aturan dan data
tanpa guru hanya modal baca 
bukan baca kitab agama 
hanya saja baca kutipan ayat tanpa ada penjelasan 
dari sang guru yang mulia

Kamis, 12 Maret 2020

Sebatas Senja

By : Muhammad Hasan Shiddiq


Waktu mengintai disegala sudut
Mengintai untuk segera menghunuskan pedangnya
Memotong dan memisahkan jarak
Pada setiap hal yang dilewati
Membawa fajar menuju senja
Meninggalkan segala kejadian menjadi kenangan
Ketika dentum jarum jam menyanyikan sayonara
Mengingatkan akan jarak dan kebaharuan
Membingkai senyum dalam ruang kenangan
Kelak jemari masih menari di atas tus keyboard smartphone
Sekedar sapa menanya kabar
Mengubah mahkota menjadi jabat karib
Beribu bunga tak cukup ganti
Simbol ikatan tali persaudaraan
Kemarin, kini, dan nanti tali ini kan abadi

Rabu, 11 Desember 2019

Negeri Cinta

By : Muhammad Hasan Shiddiq

Negeriku penuh cinta
Senyum sapa dan guyon jenaka
Bagiku nilah surga yang ada di dunia
Tapi bagi mereka ini neraka yang membara
Tak ada sedikit cinta dari mereka
Bahkan kasih bagi seluruh alam dinista
Hanya ada caci maki bagi yang tidak sekata

Negeriku penuh cinta yang tak terbatas
Gemah ripah tanpa ada dari bawah hingga atas
Kau temukan batukrikil hingga permata dan emas
Buah kahyangan, hingga buah manis tiada upas
Bagiku Negeriku segala kasih tak butuh balas
Menyemai rimbun rindang dari setiap alas
Menumbuhkan pohon mewarnai Atlas
Zamrud hijau nan luas

Negeriku adalah Indonesia Raya
Negeri penuh cinta dan budaya
Negeri berjuta suku dan bahasa
Negeri surga yang kaya akan rasa
Rasa Manusia
Rasa Cinta
Rasa aman dan sentosa

Minggu, 01 Desember 2019

Mahabbah

By : Muhammad Hasan Shiddiq

Apa yang aku saksikan sedari pagi tadi adalah cinta, rasa cinta yang teramat banyak, ada hang kecil ada pula yang besar.

Dari kalangan bayi hingga usia senja, begitu indah begitu bersemangat, meskipun mata tak pernah saling pandang. Ketika kuping tak pernah secuil mendengar, dan pula ketika mulut tak pernah saling bersahut.

Wahai hati yang sedang bergembira, wahai sang Surya yang sedang terik, wahai angin yang silih menyapu peluh.